Sabtu, 29 September 2012

Pacaran Yang di Bolehkan Agama Islam

Ini adalah percakapan antara kakak & adik. 
Berikut percakapan antara Kakak dan Adik tentang arti Pacaran :

Adik : Kak, Malam Minggu Ada Acara Gak?

Kakak : Ngga ada tuch..Emangnya kenapa, dik?

Adik : Yaaa,, kan teman-teman kakak sibuk mikirin jalan-jalan sama pacar.

Kakak : Idich, pake acara pacaran.. Adikku sayaaang,
kita kan tahu kalau dalam agama pacaran tidak boleh, kalau mau ta'aruf itupun menurut syar'i, kalau kita tahu pacaran itu tidak boleh, terus 'suka' bilang hukumnya haram, eh kita jalanin juga, bukan munafik namanya. ”Gak apa-apa mereka ini yg pacaran yg penting kita tidak dan kita sudah berusaha nasehatin, kalau gak ada tanggapan, yaa mereka sendiri yang dapat sebab akibat”.

Janganlah iri saat melihat mereka bermesraan,itu memang kelihatan asik... Namun lihatlah saat mereka tak lagi bermesraan.. yang satu menangis yg satu berusaha menghiburnya,,Yang satu mencak-mencak yang satu ngotot.dan masalahnya pun hanya mereka yg tahu, serta kebanyakan cinta-cintaan
ya selalu pupus karna tak puas dengan apa yang ada padanya.
Sudah jangan iri dengan sebuah pacaran,acara kita malam minggu, sama seperti hari-hari biasanya.. "Menanti malam tiba kita bercinta dalam alunan tasbih berharap ridho-Nya. Biarlah kamu bermesraan dalam kasih-Nya yang selalu ada dalam setiap alunan tasbih, yang menjadi butir-bitur mutiara dalam air mata yg ikut merasakan, bahwa jiwa ini butuh dekapan kasih sayang ALLAH AZZA WA JALLA". Indahnya Pacaran Setelah Menikah..

Dengarlah adikku yang bawel... "kakak hanya ingin bermesraan setelah kakak halal bersama pilihan ALLAH AZZA WA JALLA mendapatkan keridhaan-Nya, Selain itu kebahagian penuh berkah, namun juga kebahagian penuh pahala dalam segala ridho-Nya".
Semoga ALLAH AZZA WA JALLA memilihkan yg terbaik tanpa ada sebuah pacaran... 
Aamiin ya Rabbal'alamin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar